Aku seorang suami harus siap dalam tugas menjada seorang istri apalagi ia sedang berbdan dua kalau kata kebanykan orang harus menjadi suami siaga ( siap anta jaga ) bener juga apa yang di katakan itu, aku harus siap siaga dalam hal apapun, ketika itu tapatnya hari minggu aku dan istriku mencoba untuk melihat perkembangan si Jabang Bayi yang waktu itu di perkiran umur kandungannya sudah mencapai 8 bulan katanya kalau sudah 8 bulan harus hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari dari pekerjaan rumah hingga usaha kebetulan istri ku menpunyai usaha kecil-kecilan yaitu usaha salon kata orang tua dulu kalau usia kandungan 8 bulan itu kembali muda lagi dan saya pun cepat2 untuk periksa kandungan dan melihat si jabang bayi dengan melakukan USG ternyata di USG itu kita bisa melihat usia kandungan, letak posisi si jabang bayi, dan meliahat air ketuban, alhamdulillah hasilnya positif baik tetapi perkiraan dari bidan / dokter di perkirakan awal juli 2009 atau tepatnya tanggal 2 juli menurut dari si ibu sudah di Haid lagi tetapi hasil USG itu harus pertengahan juni harus sudah lahir saya pun bingung dan panik ketika mendengar si jabang bayi harus lahir pada pertengahan bulan itu saya pun bingung kenapa belum ada tanda-tanda untuk melahirkan dan saya pun tak lupa untuk berdoa dan meminta jangan sampai terjadi yang kita tidak inginkan alhasil hari senen sore ketika itu saya berada di bangku kuliah maklum masih kuliah karena kuliah saya malam jadi mengetahui perkembangan istri saya hanya bisa melalui ponsel genggam saja ya cuma SMS di saat sore itu istri ku sms ” aduh perutku muter-muter dan mulas ” dia puna segara ke toilet tetapi tak kunjung untuk buang air besar waktu demi waktu detik demi detik proses mulasnya pun semakin cepat dan saya pun kebingungan maklum saya lagi di luar belum tahu keadaan sesungguhnya dan saya pun langsung pulang untuk mengetahui keadaan istri saya ternya dia sudah di tempat tidur tetapi hanya mulas-mulas saja, ulasnya itu sampai hari rabu terus menerus dan setelah hari rabu tepatnya jam 10 malam saya pun langsung siap-siap pergi ke bidan karena sudah ada tanda-tanda ingin melahirkan yaitu sebuah bercak darah di pakaian istri saya, dan saya pun langsung membawa istri ke biadan sampai di sana pintu gerbagn sudah tertutup saya pun memencet bel berulang-ulang kali dan saya sampai memanjat dinding pintunya ternyata belnya itu rusak sampai di dalam cek n ricek pun di lakukan informasi dari bidan tersebut kemungkinan esok hari nya baru ada pembukaan, malam itu sudah pembukaan 1 dan saya pun menunggu dan sampai tidur di rumah sakit, setelah pagipun tiba dan prosespun di lakukan tetapi hasilnya belum ada perubahan masih pembukaan 1 dan saya pun harus periksa ke rumah sakit yang memiliki alat prekema jantung pagi2 itu pun saya pergi kerumah sakit itu di periksalah jantung si jabang bayi hasilnya sangat baik keaadaan jantung pun kuat untuk melakukan proses kelahiran, dan ketika saya mendengar itu saya pun merasa sangat senang karena itu merupakan faktor utama untuk melakukan proses kelahiran normal, saya pun bergegas pulang kerumah dan tidak cepat balik lagi ke bidan karena rasa ingin melahirkan belum terlalu sering kata dojkter jarak nya itu 5 menit, dan hari juamt pagi saya pun kembali datang lagi ke bidan untuk mengetahui perkembangan apakan pembukaan bertambah alhsail bertambah menjadi pembukaan 2 ya tidak apa2 lah yang penting ada perubahan dari pada ndak sama sekali istri saya mencoba untuk jalan kecil ya katanya untuk mempermudah prosesnya sekitar jam 9 pagi pun istri saya mengalami bercak darah ya kemungkinan agak banyak dan saya pun langsung memerikasanakannya kebetulan saya masih di bidan tsb alhamdulillah hasilnya ada perubahan menjadi pembukaan 3 tetapi rasa ingin mulas2nya itu semakin terasa dam semakin cepat bidan pun langsung bergegas labih cepat lagi yaitu dengan memberikan vitamin kepada istri saya maklum lah ingin lahir normal bidan puna mangambil inisiatif agar prosesnya tidak terlalu lama mulasnay bidanpun langsung memberikan obat prangsang agar mulesnya itu lebih berpengaruh dalam prosesnya akhirnya istri saya makin gak kuat rasa sakit mulas nya makin meningkat dan sampai darah pun keluar begitu banyak nya waktu pun jam 12 saatnya sholat jumat duh berat rasanya meninggaklkan istri yang sedang sakit karena ingin melahirkandan saya pun tak lupa untuk panjatkan doa untuk proses kelahiran agar di mudahkan dalam kelahirannya tetapi istri saya tidak sendiri karena banyak sanak keluarga dari keluargaku maupun dari keluarga istri ku setelah saya pulang sholat istri saya sudah di pindahkan ke tempat proses kelahiran di situ istrinya di temani orang tuannya dan orang tuaku, kakak ku pun menemaninya saaya langsung menuju ruangan tersebut agar tahu bagaimana keadaannya ternya di situ sudah ngumpul bidan2 dan sudah untuk menuju proses kelahiran dengan dukungan keluarga doa2 pun istri saya kuat untuk mengambil napasa dalam2, kepala si jabang bayipun sudah mulai terlihat dan napas pun harus lebih di kuatkan lagi alhasil sekitar jam 1 siang lahirnya seorang anak laki2 dengan berat 3050 g dan panjang 51cm dengan sehat alhamdulillah lahir dengan selamat. AMIN
Filed under: kelahiran, bayi, bidan, istri, kelahiran, laki2, normal, Proses kelahiran

Komentar